Mama saya tahun ini dudah 49 tahun, sehat, punya rumah bagus, 2 dari 3 anaknya sudah kerja, income rumah tangga sudah lebih banyak, suami yang lulus sertifikasi, serta menanti wisuda anak ke tiga (yang ntah kapan) dan mulai nabung buat naik haji. bagi sebagian orang, yang punya umur sama dengan mama saya tapi tidak seberuntung itu, mungkin akan iri. Yap…saya saja yang berstatus sebagai anak beliau, cukup jeles juga, karena saya selalu berpikir, apa nantinya, dalam umur segitu, saya akan mencapai masa kejayaan saya nantinya sebagai seorang istri dan ibu? Ibu saya mampu, karena beliau adalah seorang pekerja keras, tidak royal, taat beribadah dan sayang suami. Ibu dan kakak saya paling tua adalah 2 sosok independent women yang luar biasa, dalam hal ini, secara fisik, kakak saya yang satu ini, bukan sosok miniatur mama, jutru yang kakak saya yang nomor 2 yang persis mirip beliau, tapi dalam hal sifat, kemauan, serta keras kepalanya, yang paling tualah yang lebih mirip!!! makanya, jika saya mendapat tugas dengan tema “orang2 yang paling hebat didunia ini” 2 sosok inilah yang selalu saya review
tapi mama juga bukan sosok ibu yang sempurna, beliau masih berpikiran kolot, agak diktator, agak pelit
serta kurang suka ngobrol dengan anak2nya
, kadang2 saya iri liat kedekatan teman2 saya dengan ibu mereka masing2, tapi makin saya tua, saya makin tau, bahwa, walaupun mama bukan seperti ibu temen2 saya, beliau tetep ibu saya yang melahirkan, membesarkan, serta mendidik saya, yang sampai sekarang tidak akan pernah menyesal dilahirkan dari rahim beliau..
I LOVE U MOM…………
PS: ANAK MENJADI MILIK KITA, HANYA KETIKA MASIH DALAM KANDUNGAN, KETIKA DILAHIRKAN, KITA PUN MELEPASNYA UNTUK MENCARI DUNIA NYA SENDIRI.
(Tulisan ini bukan untuk menyambut hari ibu yang masih 10 bulan lagi, tapi ini saya tulis ketika ngobrol2 ga sengaja dengan mama, walaupu hanya 15 menit. Ketika itulah saya lihat senyum lega pertama kali mama saya, tanpa beban, dan sangat manis. Ibu saya awet muda…)

Recent Comments